4 Pesawat Buatan BJ Habibie, Bukan Cuman N-250 Lho

iShabri.com Pesawat Buatan BJ Habibie N-250 Gatotkaca merupakan pesawat pertama yang dibuat oleh Indonesia. Hadirnya pesawat ini tidak lepas dari sosok mantan Presiden Indonesia BJ Habibie. Akan tetapi ternyata pesawat buatan BJ Habibie tak hanya N-250 lho.

Mantan Presiden kita ini juga ikut andil dalam pembuatan beberapa pesawat lainnya, baik di dalam maupun luar negeri. Berikut akan saya ulas mengenai 4 pesawat yang dibuat oleh BJ Habibie.

Pesawat N-250 Gatotkaca

4 Pesawat Buatan BJ Habibie, Bukan Cuman N-250 Lho
Pesawat Buatan BJ Habibie

Pesawat N-250 merupakan pesawat yang dikerjakan oleh IPTN pada masa orde baru. Seluruh pengerjaan pesawat ini mulai dari masalah desain, produksi hingga uji penerbangan, semuanya dikerjakan di dalam negeri. Habibie yang pada saat itu menjabat sebagai Menristek sekaligus Kepala IPTN, merasa Indonesia perlu memiliki pesawat buatan sendiri yang bisa menghubungkan negara ini yang terdiri atas kepulauan.

Baca juga: Foto Pesawat Rusia Ilyushin Il-76 Mendarat di Aceh

Apalagi pada saat itu, pesawat pesaing N-250 yang dibuat oleh perusahaan Fokker Aviation menghentikan produksinya dikarenakan perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan.

Berkat upaya dan kerja keras para insinyur kala itu, N-250 berhasil melakukan uji terbang pertama kali pada 10 Agustus 1995. Keberhasilan uji terbang pesawat buatan dalam negeri ini membuat setiap tanggal 10 Agustus diperingati sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas). Pesawat ini kemudian dipamerkan pada Indonesian Air Show 1996 yang ada di Jakarta.

Keberhasilan Indonesia dalam membuat N-250 ini membuat dunia tercengang. Hal itu dikarenakan teknologi yang dimiliki pesawat ini merupakan salah satu yang tercanggih pada saat itu.

Baca juga: Prosedur Penerbangan Internasional Selama Masa Pandemi

Baca juga:  Foto Pesawat Rusia Ilyushin Il-76 Mendarat di Aceh

N-250 telah dilengkapi dengan sistem fly by wire (FBW), yang menjadikan pesawat ini sebagai sebagai yang pertama menggunakan sistem ini. Bahkan ketika BJ Habibie pertama kali menyatakan bahwa ia ingin menggunakan sistem ini pada N-250, banyak pengamat penerbangan dari luar negeri yang menertawakannya.

Akan tetapi kesuksesan uji terbang N-250 membuat kalangan penerbangan tercengang, bahkan sistem ini kemudian diikuti oleh berbagai jenis pesawat lainnya.

Sayangnya akibat adanya krisis moneter pada tahun 1998, produksi pesawat ini harus dihentikan. Penghentian proyek ini disebabkan adanya persyaratan untuk menghentikan proyek N-250 apabila Indonesia ingin meminjam dana dari IMF. IPTN juga kemudian mengalami kemunduran karena harus memutus hubungan kerja sebanyak 15.700 pekerjanya.

Akhirnya pesawat N-250 buatan BJ Habibie ini hanya bisa dihanggarkan hingga pada 21 Agustus 2020 pesawat ini dikirim ke Jogjakarta untuk menjadi koleksi di Museum Dirgantara di Yogyakarta.

Pesawat R-80

Pesawat ini dirancang oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI), sebuah perusahaan yang didirikan oleh BJ Habibie bersama putra sulungnya Ilham Akbar Habibie.

Baca juga: Boeing 737 MAX Apa Kabar, akankah Kembali Mengudara?

Perusahaan ini didirikan secara khusus untuk mengembangkan Pesawat R-80 yang dianggap merupakan proyek lanjutan dari pesawat N-250. Pesawat ini kemudian dimasukkan ke dalam Proyek Strategis Nasional, sesuai dengan Perpress Nomor 58 tahun 2017.

Bahkan beberapa perusahaan penerbangan seperti Aviastar Airlines, Nam Air, Trigana Air dan Kalstar Aviation telah mempunyai kontrak kerjasama untuk membelinya. Sayangnya pada 29 Mei 2020, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyetop proyek pembuatan pesawat ini.

Pesawat TRANSALL C-130 Hercules

Jika 2 proyek pesawat buatan BJ Habibie yang dikerjakan di Indonesia mengalami kegagalan. Ternyata Mantan Presiden kita ini merupakan salah satu yang membuat Pesawat TRANSALL C-130 Hercules yang merupakan pesawat angkut militer.

Baca juga:  Alasan Mematikan Telpon di Pesawat Penting Diperhatikan

TRANSALL C-130 Hercules merupakan pesawat serbaguna yang selain digunakan sebagai pengangkut kargo juga dapat digunakan untuk beberapa hal lainnya seperti memadamkan kebakaran hutan, mengamati cuaca dan pengisian bahan bakar di udara. Pesawat ini telah diproduksi sebanyak 2.900 unit yang digunakan oleh lebih dari 50 negara di dunia.

Dornier Do 31

BJ Habibie juga merupakan salah satu orang yang mendesain Pesawat Dornier DO-31. Dornier DO 31 merupakan pesawat baling-baling pertama yang mampu mendarat secara vertikal.

Pesawat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan NATO untuk pesawat yang militer yang mampu melakukan serangan taktis. Sayangnya, walaupun sudah sempat dilakukan uji terbang pada tahun 1970 proyek ini dibatalkan karena tingginya biaya produksi.

Itulah beberapa Pesawat Buatan BJ Habibie yang dapat kami rankum semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Ihsanush Shabri

Ihsanush Shabri adalah seorang penulis konten dan juga administrator ataupun pemilik daripada website iShabri.com

Leave a Comment